Postingan

SUAMIKU MILIK IBUNYA

Muhasabah keluarga Pagi-pagi sekali, Sarah mengetuk pintu rumah ibunya. Ia menggendong anaknya dan membawa satu tas besar di tangan kanannya. Dari matanya yang sembab dan merah, ibunya sudah tahu kalau Sarah pasti habis bertengkar lagi dengan suaminya. Meski heran, karena biasanya Sarah hanya sebatas menelpon sambil menangis jika bertengkar dengan suaminya. Ayah Sarah yang juga keheranan, segera menghampiri Sarah dan menanyakan masalahnya. Sarah mulai menceritakan awal pertengkarannya dengan suaminya tadi malam. Sarah kecewa karena suaminya telah membohongi Sarah selama ini. Sarah menemukan buku rekening suaminya terjatuh didalam mobil. Sarah baru tahu, kalau suaminya selalu menarik sejumlah uang setiap bulan, di tanggal yang sama. Sementara Sarah tahu, uang yang Sarah terima pun sejumlah uang yang sama. Berarti sudah 1 tahun lebih, suaminya membagi uangnya, setengah untuk Sarah, setengah untuk yang lain. Jangan-jangan ada wanita lain?? Ayah Sarah hanya menghela nafas, wajah bij...

Apa hukum menagih hutang ?

بسم الله الرحمن الرحيم .وبه نستعين، ولا حول ولا قوة إلا بالله.وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدا عبد الله ورسوله صلى الله عليه وسلم تسليما كثيرا. أما بعد: Dalam menangani permasalahan menagih hutang manusia terbagi kepada dua kelompok: Kelompok Pertama: Mereka menyatakan “Jangan malu dalam menagih hutang”. Pada kelompok ini mereka memutuskan bahwa kapan saja menginginkan untuk menagih hutang yang mereka hutangkan kepada orang lain maka mereka lakukan, ini tentu memberatkan bagi yang hutang, berbeda halnya kalau sudah ada perjanjian sebelumnya yaitu dengan menentukan jangka waktunya maka seperti ini tidak mengapa. Dengan ketentuan ini kita mengetahui betapa pentingnya pemberian catatan sebagaimana yang Alloh Ta’ala katakan: {يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا تَدَايَنْتُمْ بِدَيْنٍ إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى فَاكْتُبُوهُ وَلْيَكْتُبْ بَيْنَكُمْ كَاتِبٌ بِالْعَدْلِ} [البقرة: 282]. “Wahai orang-orang yang beriman jika kalian berhutang piutang dengan suatu hutang sampa...

Jika Haid Itu Datang

بسم الله الرحمن الرحيم حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ خَرَجْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا نَذْكُرُ إِلَّا الْحَجَّ فَلَمَّا جِئْنَا سَرِفَ طَمِثْتُ فَدَخَلَ عَلَيَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا أَبْكِي فَقَالَ مَا يُبْكِيكِ قُلْتُ لَوَدِدْتُ وَاللَّهِ أَنِّي لَمْ أَحُجَّ الْعَامَ قَالَ لَعَلَّكِ نُفِسْتِ قُلْتُ نَعَمْ قَالَ فَإِنَّ ذَلِكِ شَيْءٌ كَتَبَهُ اللَّهُ عَلَى بَنَاتِ آدَمَ فَافْعَلِي مَا يَفْعَلُ الْحَاجُّ غَيْرَ أَنْ لَا تَطُوفِي بِالْبَيْتِ حَتَّى تَطْهُرِي صحيح البخاري 299 Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu’aim] berkata, telah menceritakan kepadaku [‘Abdul ‘Aziz bin Abu Salamah] dari [‘Abdurrahman bin ‘Abdullah Al Qasim] dari [Al Qasim bin Muhammad] dari [‘Aisyah] ia berkata, “Kami keluar bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan tidak ada yang kami ingat kecuali untuk menu...

HUKUM ISTRI MENGAMBIL UANG SUAMI TANPA IZIN?

Terkadang ada suami yang sangat pelit, di sisi lain kebutuhan rumah tangga begitu besar. Sang istri pun selalu merasa kekurangan karena memang tidak cukup. Sudah dibicarakan dengan suami tapi ia tak mau mendengar. Karena tidak mau berhutang pada tetangga, sang istri pun mengambil jalan pintas. Ia mengambil uang suami tanpa sepengetahuannya. Dalam Islam, bolehkah tindankan istri semacam itu? apdk.blokspot.com-Sebelum menjawabnya ada sebuah kisah pada masa Nabi berikut ini. Kisah itu tentang istri Abu Sufyan yakni Hindun binti ‘Utbah yang mengadu kepada Rasulullah Saw., “Wahai Rasulullah, sesungguhnya Abu Sufyan adalah seorang laki-laki yang pelit. Ia tidak memberiku (nafkah) yang mencukupiku dan anak-anakku, kecuali apa yang kuambil darinya tanpa sepengetahuannya,”. Maka Rasulullah Saw. bersabda, “Ambillah dari hartanya dengan cara yang baik sebanyak yang bisa mencukupi kebutuhanmu dan anak-anakmu!” Kisah ini diriwayatkan oleh Siti Aisyah. Dari kisah ini ini nampak bahwa seorang is...

Hukum Menikah Saat Hamil Berdasarkan Alqur’an, Hadits, dan KHI

Islam adalah agama yang mulia dan senantiasa mengajak umatnya untuk berbuat baik dan menjalankan perintah Allah SWT. Salah satu hal yang dianjurkan dalam islam adalah menikah karena seperti yang kita ketahui, menikah adalah cara yang paling benar untuk menyalurkan kebutuhan jasmani maupun rohani seseorang. Pernikahan juga merupakan komitmen atara pria dan wanita untuk membangun rumah tangga dalam islam dan jalan untuk mendapatkan keturunan yang akan melanjutkan generasi selanjutnya. Tujuan pernikahan dalam islam adalah untuk membina rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan warahmah dan sesuai dengan hadits Rasulullah SAW bahwa menikah adalah separuh agama إِذَا تَزَوَّجَ العَبْدُ فَقَدْ كَمَّلَ نَصْفَ الدِّيْنِ ، فَلْيَتَّقِ اللهَ فِي النِّصْفِ البَاقِي “Jika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karenanya, bertakwalah pada Allah pada separuh yang lainnya.” (HR. Al Baihaqi) Meskipun demikian, maraknya budaya pergaulan bebas dalam hal ini pacaran menyebabka...

Ketampanan Hatinya Meluluhkan Hati Gadis Cantik Nan Kaya Raya

apdk.blogspot.com,  Sebenarnya sudah lama kisah ini ingin saya tuliskan, tapi karena rasa malas berlarut akhirnya baru sekarang niat itu muncul kembali, berawal dari beberapa kali  membaca catatan seputar dunia cinta (katanya) Islami dari para ikhwan dan akhwat yang kebenaran sumbernya masih di ragukan, bahkan dibuat menjadi mellow, mengawang ke sana kemari (membosankan), atau mungkin di ambil dari novel bernuansa religi yang ramai di tanah air, dari sinilah keinginan menulis kisah cinta yang nyata datang. Kisah ini  diambil dari rangkaian perjalanan  sahabat saya yang mempunyai nama lengkap ‘Ibad Rahman’ (bukan nama sebenarnya) biasa disapa dengan Ibad, berasal dari Bekasi, Jawa Barat. Kita sama-sama menuntut ilmu di Mesir, dan tinggal di dalam satu Asrama Pelajar Azhar yang sama  dekat kampus tercinta, hanya saja dia lebih dahulu daripada saya 1 tahun, saya ambil jurusan Ushuluddin, sedangkan Ibad lebih memilih syari’ah Islamiyah. Hmm….Kalau  boleh jujur...

Anti Pemurtadan Dan Kristenisasi: Makna dari Sebuah Amanah

Anti Pemurtadan Dan Kristenisasi: Makna dari Sebuah Amanah : Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat ...